Trader Pemula dan Sinyal Internet

trading forex untuk pemula

Photo credit: Jordi Bernabeu via Visualhunt.com / CC BY

Jika kita ingin melakukan sesuatu hampir semua nya diawali satu hal yang sangat sederhana yaitu dengan satu langkah, bisa kedepan, kebelakang, kesamping (terserah mau kekanan atau kiri), mungkin juga keatas, bisa juga kebawah. Mau pergi kerja kita harus megambil satu langkah terlebih dahulu, mau pergi liburan kepantai, ke luar negri atau buang air kecil ke kamar mandi juga dimulai dengan satu langkah, bahkan untuk pergi ke Bulan yang sangat jauh para astronot memulainya dari hal yang sangat sederhana yaitu satu langkah. Begitu juga untuk meraih cita-cita dimulai dari satu langkah dan disusul dengan jutaan langkah berikutnya dan ditengah perjalanan pasti ada langkah yang berat tapi juga ada yang ringan tapi harus terus melangkah sampai cita-cita kita terwujud dan jika gagal kita harus mengitung ulang dan mulai lagi dari satu langkah dan jika gagal lagi ya saya sarankan untuk melangkah ke arah yg lain mungkin cita-cita itu tidak cocok untuk anda haha.. tapi juga kejahatan seperti pencurian dan perampokan juga dimulai dengan satu langkah. Waspadalah!

Ya kembali ke trading. Article kali ini (sudah lama dimuat di website lama tapi mungkin belum ada yang baca tidak ada salahnya di upload ulang dengan sedikit perubahan) saya (admin) yang menulis karena si Forex Bokek sibuk bersenang-senang dengan “kekasih-kekasihnya” (bentuk jamak). disini saya akan menceritakan pengalaman saya sebagai trader pemula dan tentu mencoba menjadi trader forex juga butuh “satu langkah” dan yang jelas pengetahuan saya tentang forex masih dibawah Forex Bokek Yang sudah trading cukup lama. Saya sudah lama mengenal forex. tapi hanya kenal sekitar lima tahun yang lalu, dan baru beberapa bulan ini saya mulai belajar forex dan bisa rutin Profit dengan Woles Scalping tapi loss, gagal OP juga kadang terjadi dan semuanya terjadi karena beberapa faktor eksternal dan internal karena kurang pengalaman yang akan saya persembahkan di bawah ini.

Yang pertama, faktor sinyal, mungkin bukan masalah bagi trader yang menetap didaerah perkotaan saya yakin sinyal GSM 3G tersebar dimana-mana dan merata. sinyal 4G yang lebih cepat juga sudah di instal oleh semua operator, tapi tidak bagi saya yang tinggal didaerah pedesaan di kabupaten Gresik dimana sinyal bisa dibilang cukup stabil tapi terkadang ya tidak sestabil waktu saya tinggal di Surabaya.

Di sinilah gangguan dan godaan bermula waktu lagi trading setelah bermenit-menit menanti set up yang saya harapkan, dengan tatapan bosan saya melihat layar monitor mengawasi candle bar yang naik turun kadang naik-naik, kadang turun-turun, kadang turun-naik. sesekali saya melempar pandangan keluar jendela mengikuti gerakan awan commulus nimbus yang tertiup angin sekejap saya mebayangkan diri saya terbang diatas langit dengan kecepatan super sonic menembus awan-awan yang tebal. sambil menghela nafas saya kembali menatap monitor butut saya yang sudah bertahun-tahun setia menemani saya.

Tapi rasa bosan hilang seketika ketika set up mulai terbentuk. Dari tatapan kosong campur bosan campur ngantuk berubah menjadi tatapan antusias. sambil melotot saya medekatkan diri ke monitor seperti seorang serigala mengamati mangsanya dimana air liur nya menetes tanpa henti karena berhari hari belum makan. Tangan saya gemetar memegang mouse (maklum trader pemula) bersiap-siap untuk open posisi jika saatnya tiba.

Tapi tiba-tiba speaker aktif saya mengeluarkan bunyi “ding dong” saya tehenyak, kaget, bingung, galau ketika connection status dikanan bawah mt4 bertuliskan “no connection” (pengucapan nya: nou koneksyeoun..ah..)

Saya mulai merasa gugup dan keringat dingin mulai mengucur deras, dengan panik saya meraih smatphone saya, dilayar menunjukan bahwa bar sinyal 3G tidak ada sama sekali menghilang tanpa jejak OH NO!!!…, petaka telah tiba. saya kocok-kocok smartphone android saya sambil berputar-putar mengelilingi kamar sambil komat-kamit tidak jelas (hey ya ya hey ya ya..dst) seperti tarian suku indian (penduduk asli benua Amerika) mengelilingi api unggun. Saya berharap ritual yang saya lakukan bisa menarik sinyal 3G kembali ke smartphone saya, setelah empat menit berlalu ternyata memang berhasil dengan bantuan para leluhur icon bar sinyal kembali terisi lalu dengan cepat saya megecek kembali layar monitor PC saya yang dimana mt4 telah kembali online (saya menggunakan smartphone saya sebagai Wifi Hot-Spot).

Tapi saya jadi lemas dan kecewa berat karena candle bar sudah melesat naik jauh keatas. Pada akhirnya saya menyimpulkan bahwa trading hari ini gagal dan tidak ada transaksi, lalu saya kembali melemparkan pandangan keluar jendela mengamati awan commulus nimbus yang tertiup angin sambil berkata pada diri saya sendiri (sambil senyum-senyum depresi), “There is Always Tomorrow” (bagi yang pernah maen game PS 1 Dance-Dance Revolution pasti pernah dengar)“.

Dari kejadian diatas saya menyadari bahwa begitulah cinta deritanya tiada akhir.

Maksud saya jika punya dua provider internet yang berbeda jika yang satu sinyalnya lemah saya bisa dengan cepat switch ke provider satunya lagi jadi tidak sampai empat menit waktu terbuang percuma. Well thats it yang faktor pertama kepanjangan ternyata yang kedua nanti menyusul haha…